Langsung ke konten utama

ILMU, FILSAFAT, & AGAMA

Setiap mahasiswa, calon sarja-na, sarjana dan cendekiawan pasti harus terikat jiwa (berkomitmen) pada kebenaran. Mereka tidak dapat terlepas dan melepaskan diri dari kebenaran. Terdapat tiga institut kebenaran, yaitu: ilmu, filsafat, dan agama. Mendudukkan masalah ilmu, filsafat dan agama secara tepat sangat penting bagi mereka untuk ketenteraman jiwa mereka dan untuk kemantapan mereka bergerak ke depan menghadapi pelbagai gejolak hidup dan pergolakan dunia.

Buku Ilmu, Filsafat, dan Agama ini dapat dipergunakan sebagai (1) Pengantar pada Ilmu Pengetahuan, (2) Pengantar pada Filsafat, dan (3) Pengantar pada Agama. Selain bermanfaat bagi para mahasiswa pada khususnya, buku ini tentunya akan bermanfaat pula bagi khalayak umum yang mempunyai minat pada masalah ilmu, filsafat, dan agama.

Kiblat Buku Utama, 2021; 14,5 x 21 cm; 242 hal; Softcover
Beli di TokopediaShopee, dan Lazada

Postingan populer dari blog ini

ALBUM BUAHHATIKU

Sajak-sajak Ready Susanto jernih, memikat, bersahaja, dan bernas. Dia tidak memberikan Hamparan kata-kata yang sulit dipahami. Membaca sajak-sajaknya seolah membaca petuah-petuah bijak yang dapat dicerna secara langsung diterima oleh logika-rasio. Kesan apa adanya, kebersahajaan komunikasi yang ditampilkannya membuat sajak-sajaknya berinteraksi baik dengan pembacanya. Sehingga tidak terjadi kebingungan untuk menarik kesimpulan dan makna bagi pembaca. - Eko Putra, Dalam Berita Pagi, Minggu, 3 Mei 2009 Bejana, 2007; 14,5 x 21 cm; 68 hal; Softcover Beli di  Tokopedia ,  Shopee ,  Lazada , dan  Bukalapak

GEDUNG SATE BANDUNG

Gedung Sate saat ini tidak hanya berfungsi sebagai kantor Gubernur Jawa Barat, melainkan juga sudah merupakan landmark (identitas tempat) yang melekat di kota bandung bahkan Provinsi Jawa Barat secara umum. Nilai-nilai sejarah perkuangan bangsa yang mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat juga telah menempatkan Gedung Sate sebagai bukti sejarah otentik kota bandung, yang juga sangat identik dengan percaturan kehidupan kolonial pada zamannya. Pada saat yang sama, sejarah juga mencatat nilai-nilai karung Gedung Sate yang pernah menjadi lokus perjuangan kemerdekaan bangsa dan bahkan di gedung ini pernah pula berdiri satu pemerintahan yang menjadi pengejawantahan gagasan faderalisme di Indonesia. Sementara itu, bagi pemerhati dan peminat sejarah perkembangan arsitektur bangunan dan kota di Indonesia, Gedung Sate dapat dipandang sebagai salah satu titik penting dan fenomenal yang menunjukkan satu perkembangan arsitektur bangunan di Indonesia, yang memadukan unsur modern dengan unsur tr...

DOA ANGKATAN KAMI

Hingga batas tertentu, sajak-sajak Yayat dalam ketiga kumpulannya ini barangkali dapat dilihat sebagai sejenis komentar politik tersendiridalam arti, menyiratkan ikhtiar untuk mewadahi tanggapan subjektif pemirsa atas gejala sosial politik di sekelilingnya dari waktu ke waktu. Sebagai penyair, Yayat rupanya percaya pada kekuatan sajak. Bahkan ia menemukan perwujudan wahyu sajak. Mataair, 2005; 14,5x21; 104 hal.; Softcover Beli di  Tokopedia ,  Shopee ,  Lazada , dan  Bukalapak