Langsung ke konten utama

MENEMUKAN KERAJAAN SUNDA

Di kalangan pembaca sejarah Indonesia, tidak banyak yang tahu tentang kerajaan Sunda. Banyak yang bertanya, apa beda kerajaan Sunda dengan kerajaan Pajajaran, dan apa bedanya dengan kerajaan Galuh; di mana pusatnya atau ibu kotanya; siapa saja yang pernah menjadi raja di kerajaan itu. Di dalam memperoleh Penemuan Kerajaan Sunda, pembaca dapat menjawab sebagian besar, kalau tidak seluruhnya, pertanyaan itu. Sumber yang digunakan untuk penulisan karya ini antara lain adalah naskah-naskah seperti Sanghyang Siksa Kanda ng Karesyan, Carita Parahyangan, sumber-sumber tertulis dari beberapa penjelajah Eropa, dan prasasti-prasasti yang ditemukan di Jawa Barat. Penulisnya, Saleh Danasasmita (alm.), adalah penulis dan peneliti sejarah (Sunda), redaktur, dan sasterawan. Sudah banyak karya tulis Saleh mengenai sejarah Sunda yang terbit menjadi buku.

Cetakan II, 2021; 14,5 x 21 cm; 104 hal.; Softcover
Beli di TokopediaShopeeLazada, dan Bukalapak

Postingan populer dari blog ini

ALBUM BUAHHATIKU

Sajak-sajak Ready Susanto jernih, memikat, bersahaja, dan bernas. Dia tidak memberikan Hamparan kata-kata yang sulit dipahami. Membaca sajak-sajaknya seolah membaca petuah-petuah bijak yang dapat dicerna secara langsung diterima oleh logika-rasio. Kesan apa adanya, kebersahajaan komunikasi yang ditampilkannya membuat sajak-sajaknya berinteraksi baik dengan pembacanya. Sehingga tidak terjadi kebingungan untuk menarik kesimpulan dan makna bagi pembaca. - Eko Putra, Dalam Berita Pagi, Minggu, 3 Mei 2009 Bejana, 2007; 14,5 x 21 cm; 68 hal; Softcover Beli di  Tokopedia ,  Shopee ,  Lazada , dan  Bukalapak

MENJADI SAWAH

Rosid dalam kronik, kritik, dan konsepsi seni Dilengkapi dengan foto-foto lukisan Kiblat Buku Utama, 2007; 14,5 x 21 cm; 64 hal; Softcover Beli di  Tokopedia ,  Shopee ,  Lazada , dan  Bukalapak

GEDUNG SATE BANDUNG

Gedung Sate saat ini tidak hanya berfungsi sebagai kantor Gubernur Jawa Barat, melainkan juga sudah merupakan landmark (identitas tempat) yang melekat di kota bandung bahkan Provinsi Jawa Barat secara umum. Nilai-nilai sejarah perkuangan bangsa yang mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat juga telah menempatkan Gedung Sate sebagai bukti sejarah otentik kota bandung, yang juga sangat identik dengan percaturan kehidupan kolonial pada zamannya. Pada saat yang sama, sejarah juga mencatat nilai-nilai karung Gedung Sate yang pernah menjadi lokus perjuangan kemerdekaan bangsa dan bahkan di gedung ini pernah pula berdiri satu pemerintahan yang menjadi pengejawantahan gagasan faderalisme di Indonesia. Sementara itu, bagi pemerhati dan peminat sejarah perkembangan arsitektur bangunan dan kota di Indonesia, Gedung Sate dapat dipandang sebagai salah satu titik penting dan fenomenal yang menunjukkan satu perkembangan arsitektur bangunan di Indonesia, yang memadukan unsur modern dengan unsur tr...